In The End of “Harpitnas” Day

Rekor menulis gue. Sehari dua kali. Udah kayak minum obat aja. Hahahaha.. Yah, yah, seperti biasa. Mumpung sempat dan mumpung kepikiran. Seharusnya judul postingannya adalah “In The End of Hardiknas Day”, secara ini adalah Hari Pendidikan Nasional. Tapi, well, di posting sebelumnya, sudah ada tulisan dari temen gue yang cukup representatif dan provokatif untuk memperingati hari ini. Jadi, kita meracau saja.

Hari ini gue ngapain aja ya ? Secara sepertinya ini minggu yang cukup hectic (seperti minggu-minggu biasanya sih..). Apalagi ini hari kejepit yang sepertinya para pekerja di Jakarta diancam bosnya masing-masing untuk “potong gaji sebulan loe kalo sampe hari ini gak masuk !!”. Jadi, pagi tadi, keluar rumah juga nggak ada bedanya dengan hari-hari biasanya yang super padet. Macet dimana-mana.

Di kantor, kerjaan gue juga pelan-pelan mulai gue beresin. Setelah gue merenung-renung, sepertinya gue kebanyakan komitmen. Hari-hari gue selalu penuh dengan kerjaan. Dari mulai kerjaan reguler di kantor, kerjaan membantu temen-temen untuk bikin Malam Renungan AIDS, kerjaan untuk organize acara, kerjaan untuk Komunitas Gelang Putih, kerjaan ngajar di kampus, kerjaan kursus (kalo yang ini ekstrakurikuler sepertinya!), kerjaan yang lain-lain, termasuk kerjaan jalan-jalan yang sengaja disempetin. Wow! I am overloaded !!! Pantesan aja badan gue jadi lemes. Otak kerja terus, badan gak pernah istirahat yang cukup. Dan lagak-lagaknya sudah mulai malnutrisi. Hahahaha..

Tapi ditengah kerjaan yang bertumpuk kesana kemari itu, dan yang sebenarnya sambungannya rada jauh satu sama lain, tetap saja gue selalu melihat ada kemajuan-kemajuan yang gue lihat. Setidaknya itu yang bisa membayar keletihan gue.

Setelah ketar-ketir dengan penyelenggaran Malam Renungan AIDS yang antara “jadi nggak ya ??”, bersyukur banget proposal dana yang gue ajuin tembus. Walaupun nggak sesuai dengan yang diharapkan, tapi itu udah sangat membantu banget. Tinggal bagaimana dari panitianya untuk menyesuaikan. Tinggal 2 minggu lagi bo! Harus bergerak cepat sih. Untungnya kita nggak perlu lagi mikir-mikir soal dana. Yak, kerjaan yang ini gue boleh lega. Satu udah kelar.

Lalu, kerjaan kantor juga. Surat-surat ituuuu.. Ya ampun! Hahahaha… Dan juga urusan untuk mengorganize acara Grantee Meeting bulan depan. Ini juga pelan-pelan kelar. Kerjasama yang intens dengan bos gue (ya iyalah!) dan tim-nya, mudah-mudahan semua bakal berjalan lancar. Oh ya, omong-omong Program gue akan ngadain retreat ke Bali akhir bulan ini. Huhuhuhu.. Senangnya kembali lagi ke Bali. Dulu sepertinya susah banget mau balik-balik ke Bali. Eh akhirnya, setelah kerja, baru deh ke Bali udah kayak ke kamar mandi! Sering banget! Semoga bisa jadi refreshing juga buat gue.

Setelah kerjaan kantor, yang juga nggak kalah penting dan melegakannya adalah gue sama teman-teman Komunitas Gelang Putih udah sepakat untuk buat aksi nyata. Setelah melewati masa “reses keterlaluan” setelah Musda Jakarta, tadi siang sudah diputuskan untuk langsung mewujudkan program pendidikan alternatif seperti yang sudah disepakati pada Musda. Fiuh! Leganya dirikuuu… Selama ini, gue cukup terbeban dengan Komunitas ini yang maju, mundur, mundur, mentok! Wacana mulu. Capek kan! Padahal konsep yang dibawa sudah bagus. Menyediakan pendidikan buat kalangan tidak mampu.

Maka setelah dikonfirmasi dan ditegaskan ulang, Komunitas ini sepakat untuk mulai bergerak setidaknya dari minggu depan. Dimulai dari pengambilan tempat sekretariat, pengumpulan sumber daya manusia plus infrastruktur penunjang, lalu baru implementasi program. Tempat yang diambil jadi sektretariat juga di daerah Kebon Pala, yang memang sesuai dengan target kegiatan Gelang Putih. Mudah-mudahan semua lancar dan bulan depan sudah mulai jalan kegiatannya.

Gue masih ngutang buat masukin bahan ajar sama Wino nih. Sial. Kali ini gue sepertinya harus serius untuk membuat daftar apa yang harus gue lakukan. Kalau nggak, bisa kacau hidup gue (dan karir gue!). Hehehehe..

Senang juga seharian tadi sudah berpromosi blog, dan beberapa teman-teman sudah berkunjung ke blog ini. Berbagai macam komentar diterima dengan hati lapanggg.. hihihihihi.. Termasuk yang hampir semuanya bilang tulisannya kepanjangan! Besok-besok harus diedit deh sebelum dipublish.

Posting ini memang untuk meracau. Mungkin postingan besok juga sama. Tapi ini sudah weekend. Dan besok libur. Gue masih punya waktu untuk bersantai, lurusin badan dulu, sambil tetap terus berpikir apa yang bisa gue lakukan ke depan.

Jadi, daripada gue terus menerus mengulang kesalahan yang sama dengan nulis panjang-panjang, lebih baik, gue sudahi dulu saja postingan ini. Besok disambung lagi.

Hehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: