Guilty Pleasure ?? Please, Dech!!

Ha! Rada aneh memang topik posting yang sekarang. Tapi kayaknya menarik untuk dibahas. Dimulai dari hari ini ketika saya pergi “begaol” dengan saudara saya. Waktu dia masuk ke mobil saya :

Dia : “Hah! Gile lo dengerin lagu Britney ?!”

Saya : “Dih, emang napa kalo gue denger Britney ? Lagunya enak-enak kok !”

Dia : “Norak, tau! Selera lo niiihh..”

Saya : “Biarin!”

Dan terjadilah cela-mencela selera musik untuk beberapa menit kemudian. Tetapi pertanyaan saya pada saat itu, hingga kini adalah : memangnya kenapa kalau dengerin lagu-lagu boyband atau girlband semacam itu ??

Dulu (dan sepertinya sampai sekarang sih ya!) jaman saya SMP dan SMA adalah era dimana boybands dan girlbands menjamur gila-gila-an. Walaupun satu dekade sebelumnya sudah ada yang namanya NKOTB, Take That, Indencent Obsession, dsb, tapi kayaknya di pertengahan 90-an, kelompok-kelompok musik ini yang rata-rata bertampang oke, muncul banyak bangettt !!! Dimulai dari kemunculan Backstreetboys, lalu Spice Girls, kemudian Boyzone, lalu 911, A1, B*Witched, All Saints, hadoh!!Pokoknya banyak! Ada yang berhasil bertahan sampai beberapa tahun, ada juga yang cuma satu album, lalu lenyap ditelan bumi. Well, yah, lumayanlah untuk meramaikan hiruk pikuk dunia hiburan.

Tapi, yang unik adalah sekalipun sama-sama merupakan produk musik, musik-musik ini lama kelamaan rada dicap “gimana gitu” bagi orang-orang yang senang mendengarnya. Barangkali karena mereka dianggap modal tampang doank dengan lagu-lagu yang dari sononya sengaja dibuat enak didengar, dan gak rumit. Apalagi ada yang memang sengaja bawa musik daur ulang. Ini lebih enak lagi. Gak perlu mikir nyiptain lagu baru lagi. Beda dengan kelompok musik band rock, atau jazz, atau latin, atau apapun yang butuh skills ekstra. Buntutnya, si penikmat musik beginian suka dicap “cemen atau norak!”. Hihihihi..

Maka, muncullah istilah yang disebut “Guilty Pleasure” ini. Wikipedia menyebutkan istilah ini sebagai : “something one considers pleasurable despite it being mainly received negatively or looked down on by a majority of society“. Gampangnya, si guilty pleasure ini artinya sesuatu yang sebenarnya kita suka tapi malu untuk diakui karena terlanjur dapat cap remeh oleh masyarakat. Yah, nasib ya nasib buat para boyband dan girlband itu..hehehehe.. (berpikir untuk gak jadi bikin girlband!)

Tapi tetap, saya tidak pernah habis pikir tentang kenapa harus ada istilah itu. Kalaupun memang mereka cuma “modal tampang” doank, tapi toh suaranya juga bagus-bagus. Gak maksa. Lagunya juga easy listening dan enak dicerna. Nggak kudu mikir. Sama-sama menguntungkan kan, kalau dipikir-pikir. Sana dapet duit, sini juga senang. Hahaha…

Berkaitan dengan istilah ini dan dampaknya terhadap orang-orang, juga sering saya perhatikan. Dulu ketika masih jaman di kampus atau sekolah, kalau ada yang bawa iPod atau walkman atau discman, suka ditanya, “dengerin lagu apa lo ?”. Lalu yang ditanya kadang cuma melengos atau nyengir kuda, tanda “anjrit! kalo ketauan gue denger lagu menye-menye, apa kata dunia ?!”. Atau dengan tampang jumawa, bilang “Dream Theatre!”. Berharap akan memberi kesan “yo’i banget kan selera musik gue ?” ke orang yang dijawab. Dan kalau ketauan dengar lagu dari kelompok “guilty pleasure” ini, ya terima aja dicela habis-habisan.

Lalu, sekarang, apakah istilah guilty pleasure ini masih relevan untuk ukuran musik jaman sekarang ? Apakah hubungan superordinat-subordinat ini terus berlanjut ? Apa iya kalau suka dengar musik model begitu = cemen ?

Ha-ha! Tidak juga! Sebab ketika suatu saat saya datang ke kos-an temen cewe saya yang super cadas, anti-band menye, dengan gaya gothic dan selera lagu heavy metal, saya mendapatinya :

Saya : “Ya oooolllllooooo !!! Sejak kapan lo ganti marga jadi D’Masiv ??!!!”

Dia : “Brisik lo! Enak tau lagunya… !!”

*sambil mengalun lagu ‘Cinta Ini Membunuhku’-nya D’Masiv!*

Please dech, bo!! Situ anti band menye ?? Yuuukkk…

1 Comment (+add yours?)

  1. duy
    May 13, 2008 @ 08:09:30

    guilty pleasure gue: AB Three dan Mayang Sari…
    pernah ada suatu masa dimana gue benar2 apal lagu mbaks2 itu…😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: