A R I M B I

Namanya Arimbi.

Tepatnya, Arimbi Karuna Maharishi. Seorang anak yang datang ditengah keharuan orangtuanya, dan kelak akan tumbuh menjadi seorang putri yang cantik, bijak, baik hati, setia, jujur dan pemberani. Ibunya memilihkan namanya karena terinspirasi dari Dewi Arimbi dalam kitab Mahabharata. Ia adalah istrinya Bima, yang harus berakhir hidupnya dalam Perang Bharatayudha ketika membela putranya, Gatot Kaca. Sungguh sebuah citra perempuan sempurna. Lemah lembut, baik hati, jujur, bijak, setia, sekaligus tangguh dan pemberani.

Namanya Arimbi.

Ketika ia lahir kelak, berharaplah bahwa ia akan berada ditengah dunia yang membaik. Dunia yang membebaskannya atas pilihan-pilihannya, bukan mengungkungnya dalam tuntutan. Ketika masa itu tiba, dia akan menjadi perempuan yang sangat beruntung. Ia dapat memeluk dunia, melakukan apa yang diinginkannya, dan berjalan mengikuti keyakinannya.

Namanya Arimbi.

Ia adalah seorang putri yang dilimpahi kasih sayang dari ayah dan bundanya. Ibunya akan mengajarkan pengetahuan yang ia tangkap dan resapi melalu indra-indranya. Sang Ibu akan melihat detik-detik pertumbuhannya. Dari seorang bayi mungil, gadis kecil, remaja, hingga kelak ia akan tumbuh dewasa. Ibunya akan mewariskan padanya sebuah keyakinan akan hidup, yang berasal dari hatinya, dan bukan dari orang sekitarnya. Ayahnya, akan mengajarkan keberanian dan ketangguhan, sifat yang akan dibutuhkannya nanti ketika ia maju berperang dengan dunia ini. Ayahnya akan menumbuhkan kebijakan, sifat yang akan melembutkan dirinya dalam bersikap dan memandang dunia.

Namanya Arimbi.

Ia akan menjadi putri kehidupan. Mengikuti kemana angin membawanya dengan bunga-bunga cantik di sekelilingnya. Ia akan menjadi putri cahaya, menyapa setiap burung-burung kecil yang bernyanyi di dahan-dahan pohon. Ia akan menjadi Venus dalam kegelapan, yang akan mengabdikan dirinya menolong mereka yang membutuhkan. Ia akan memegang pedang di tangan kirinya, dan memegang air di tangan kanannya. Harapan akan seorang putri yang akan membela bagi apapun dan siapapun yang berada dibawah ketertindasan dan keterpenjaraan.

Namanya Arimbi.

Dan saat ia menghilang, seluruh harapan akan tetap tinggal di tanah dan bumi ini. Menjadi sumber kehidupan bagi inspirasi-inspirasi lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: