New Year, New Life!

HAPPY NEW YEAR !!

Ahhh… selalu seperti ini. Tahun berjalan tidak pernah terasa bagi saya. Sepertinya baru kemarin saya merayakan Tahun Baru bersama keluarga. Sekarang sudah tahun baru lagi. Umur makin tua lagi. Hehehe.. Dan seharusnya posting ini, saya lakukan pas di tanggal 1 Januari kemarin. Tapi, otak, tangan, dan kaki saya sedang sibuk dengan hal lain. Maka, yah, menebus dosa saya karena kepikiran terus, saya posting saja saat ini. Kelihatannya dalam satu hari ini akan ada beberapa posting  berbeda saking numpuknya bahan di urat berpikir saya.

Semua orang, yah setidaknya, sebagian dari yang saya kenal, akan melakukan ritual yang sama. Tahun baru, resolusi baru. Tahun baru, rencana baru. Tahun baru, apa pun itu lah yang baru. Dan itu semua biasanya terjadi pada malam sebelum pergatian tahun. Merenung apa saja yang sudah dilewati, dan menulis apa saja yang ingin dilakukan di tahun berikutnya. Tidak heran, setiap awal tahun, cerita-cerita teman saya akan berkutat seputar, “tahun ini, gue mau…..”.

Dua teman sekampus di tahun 2009 ini sudah akan memulai lembaran baru dalam pekerjaannya. Dan dua-duanya akan menambah daftar KOPRI (Korps Pegawai -yang-kayaknya-nggak- PRIHATIN – banget!). Meninggalkan pekerjaan sebelumnya, dan melangkah masuk dalam jajaran birokrat negeri ini. Senangnya! Setidaknya, dalam peer group saya, hanya saya yang bekerja di NGO, dan satu lagi bekerja di sektor swasta! Pas sudah! Hehehe..

Lalu, teman lainnya, sedang merintis cerita barunya dalam bidang akademis. Mendaftar S2 di luar negeri. Ah, ini juga barangkali impian beberapa teman lainnya yang mendambakan bisa melanjutkan studi di luar negeri. Ah ya, segudang rencana buat setiap kepala yang saya temui. Dan pastinya akan lebih banyak lagi seiring saya berbagi cerita dengan masing-masing dari mereka di awal tahun ini.

Bagaimana dengan saya ? Hm, saya tidak menuliskannya dalam lembar-lembar panjang apa resolusi saya di tahun 2009. Tapi, ya, saya juga sudah menyiapkan rencana-rencana seperti teman-teman saya itu. Dua yang berada pada top priority adalah melanjutkan belajar Bahasa Mandarin, dan kursus fotografi. Satu sedang berjalan, dan satu sedang menunggu kuota kelas.

Ayah saya seringkali heran dengan rencana-rencana saya. Katanya, seperti tidak terarah. Sebentar-sebentar mau ini, sebentar mau itu. Dan beliau selalu menuntut agar hidup saya lebih ter-planning. Hehehehe.. Yah, ada benarnya juga sih. Tapi sepertinya, dua hal ini sudah menjadi passion dalam diri saya. Bukan lagi sekedar curiosity. Hasrat yang bukan lagi sekedar penasaran. Maka, yang harus saya lakukan terutama adalah memanage waktu dan budget. Supaya semuanya dapat.

Yah, setidaknya itu dulu untuk 2009 ini. Further plan : belum ada. Ditengah jalan dapat inspirasi dan menggebrak, barangkali akan buat saya putar haluan, geser sedikit ke kiri atau kanan, atau malah jalan terus. Siapa tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: