Samantha

Sudah hampir dua minggu ini, keluarga kecil saya ketambahan anggota baru. Namanya: Samantha. Yess! Sa-man-tha.🙂 Dia adalah bayi anjing yang saya dan suami ambil dari seorang breeder di Jakarta Utara. Samantha baru berusia 3 minggu waktu kami ambil. Dan ini kali pertamanya saya, apalagi suami, merawat seekor anjing dari usia bayi. Wah! Pengalaman yang menegangkan sih. Apalagi setelah banyak baca di review-review, hingga usia anak anjing mencapai 8 minggu sebaiknya tidak dipisahkan dulu dari induknya. Anak-anak anjing itu selain masih membutuhkan kasih sayang dari induknya, juga akan rentan terhadap penyakit akibat tidak diberi ASI.

Anyway, sebetulnya awalnya suami saya sih yang ngebet banget pengen punya anjing. Sekalipun tahu bahwa kami tinggal di apartemen, tapi sepertinya keinginan dia untuk punya anjing tidak terbendung. Beberapa kali dia sudah mengutarakan keinginannya. Sampai suatu ketika, saya lihat iklan di sebuah forum online mengenai breeder yang menjual bayi husky betina. Usianya bayi itu 3 minggu. Dan waktu saya melihat fotonya, saya dan suami langsung jatuh cinta! Maka tidak berapa lama, bayi Husky yang kemudian kami beri nama Samantha itu, resmi jadi anggota keluarga kami.

Ketika pertama kali Sam ada di pangkuan saya, ia begitu kecil. Bulunya yang tebal dan matanya yang masih belum terlalu awas, membuat saya dan suami sempat khawatir apakah mampu ya kami merawat bayi ini. Apalagi saya yang sedang hamil 5 bulan. Pastinya segala sesuatu yang berurusan dengan kebersihan Sam, harus dipikirkan bersama. Belum lagi dengan frekuensi makannya dia yang masih cukup sering, plus suka menangis karena masih bayi. Wah! Tidak terbayang saat itu bagaimana kami akan menjalani hari-hari kedepan dengan mengurus Sam.

Hari pertama Sam ada di rumah, saya dan suami bergantian memberikan susu pengganti ASI yang segera kami beli di petshop. Sebelumnya, walaupun saya sudah berjanji untuk lebih berhemat bulan ini, saya dan suami akhirnya harus mengeluarkan kocek yang lumayan juga untuk membeli perlengkapan Sam. Dari mulai susu, handuk untuk selimut, kandang, sisir, bedak kering, obat kulit, dsb. Lumayan juga kami menguras dompet kami untuk itu semua. Tapi ya karena sudah terlanjur sayang dengan Sam, sepanjang kami bisa memenuhi, ya akan kami coba penuhi. Samantha tidak hanya sekedar seekor anjing bagi kami. Saya dan suami merawatnya sudah seperti anak sendiri.

Hari-hari kami juga berlalu dengan berbagai suka duka merawat Sam. Dulu pertama kali diambil, Samantha masih belum bisa berjalan dengan baik. Masih suka sempoyongan. Apalagi karena lantai unit kami dari tegel, kalau ia jalan masih suka terpeleset sana sini. Antara lucu dan kasihan melihatnya. Heheheh.. Dan demi menjaga Sam, saya dan suami akhirnya membuat kesepakatan pembagian waktu. Kalau saya keluar, berarti suami dirumah dulu sampai saya pulang untuk bisa memberi makan Sam. Begitu juga sebaliknya. Pengorbanan waktu yang kami berikan rasanya memang luar biasa. Tadinya saya dan suami masih bisa melakukan aktivitas untuk diri kami sendiri atau bersantai berdua. Sekarang, tiap kali keluar, yang ada di pikiran cuma bagaimana keadaan Sam. Well, ternyata begitu ya merawat bayi. Baru bayi Husky saja sudah begini, apalagi nanti kalau saya sudah melahirkan bayi kami ? hehehehe..

Sekarang Samantha sudah menginjak usia 5 minggu lebih. Dia sudah bisa berjalan dengan benar, bisa berlari, giginya sudah tumbuh, dan sudah tidak mau lagi ngedot. Sejak minggu lalu, dia sudah mulai makan seperti anak anjing lainnya yaitu dog food yang saya campur dengan susu cair. Walau masih makanan lunak, tapi Sam terbilang rakus! Tadinya kami memberi makan dia dengan frekuensi 4 jam sekali. Tapi karena sudah mulai besar, kami mulai melatihnya untuk bisa makan setiap 6 jam sekali. Dan karena anjing Husky termasuk anjing yang punya intelijensi tinggi, di usia 5 minggu dia sudah bisa membedakan bunyi. Kalau saya atau suami sedang mengocok makanannya di mangkuknya, dia sudah akan langsung berdiri, menyalak dan heboh sendiri minta segera diturunkan mangkuknya.

Saat saya menulis mengenai Sam, kami baru saja pulang dari Anyer, perjalanan jauh pertama Sam di usia balita. Sempat takut juga dia akan stress, tidak mau makan, lantas sakit. Tapi ternyata tidak. Makannya tetap lahap dan dia juga tetap aktif. Bahkan kemarin ada momen bagus. Sam pertama kalinya makan malam di pantai. Hahahaha.. Tidak sengaja sih. Tapi lucu juga. Dia makan malam di pantai pas waktu matahari terbenam.😀

Well, saya dan suami senang sekali bisa memiliki Sam. Kelak kalau anak kami sudah lahir, Sam harus bisa menjadi sahabatnya. Dan kami pun berharap dia untuk mendampingi keluarga kami, menjadi bagian cerita kehidupan kami, merasakan suka dan dukanya bersama, hingga ia tutup usia, 15 tahun nanti. Sam our little baby, we love you so much! Tetap sehat ya, Sam!🙂

2 Comments (+add yours?)

  1. rina7unior
    Nov 02, 2011 @ 02:52:42

    Namanya sama seperti anjing saya yang hilang 20 May 2011 kemarin.. Samantha..
    http://s1217.photobucket.com/albums/dd390/rina7unior/

    Reply

  2. rina7unior
    Nov 02, 2011 @ 03:02:34

    ini salah satu iklan samantha yang saya pasang… http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9066275

    liat samantha kamu , jadi inget samantha saya ….kangeeen banget..sama, dia juga dari umur 2 mingguan saya rawat sampai umur 3 thn

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: