… And it’s a BOY!

Yes! It’s a BOY! Officially! No, i am not talking about my dog or other pets. I am talking about our first child.🙂 Hehehehe..

Jadi hari ini ceritanya saya, suami dan nyokap memenuhi janji temu dengan dokter kandungan di Brawijaya Women and Children Hospital. Kali ini memang agak berbeda dari check-up biasanya, karena ini adalah kali pertama saya dan suami gw melihat secara “utuh” bayi yang ada dalam kandungan saya. Yap ! Kalau selama ini kita cuma USG 2 dimensi saja, maka kali ini kita sudah bisa melakukan USG 4 dimensi! I was super excited and yet nervous! Segudang pertanyaan “bagaimana kalau” terus melintas selama seminggu terakhir. Tapi berbekal dengan doa dan pikiran yang positif, akhirnya tadi saya memberanikan diri untuk melangkah ke ruang periksa.

Basically, tidak ada perbedaan mendasar USG 4 dimensi ini dengan sesi USG sebelumnya. Saya berbaring di ranjang periksa, lalu bidan mengoleskan gel, dan dokter mulai menggerakkan alat USG diatas perut saya. Bedanya cuma tampilan gambarnya lebih jelas dan sudah terlihat bagian2 tubuhnya. Sesi berjalan tadi agak lama, karena pas bagian mau melihat muka bayi kami, si bayi malah sibuk menutup mukanya dengan tangan. Sempat diguncang-guncang sebentar dengan dokternya, tapi sama saja. Tangannya masih menutup muka. Tapi, yang bikin kami jadi super senang adalah kami sudah bisa tahu jenis kelaminnya. It’s a BOY! Yaay! hahahahaha..

Sebetulnya kalau buat saya pribadi, tidak jadi masalah sih apakah ini anak laki-laki atau perempuan. Tapi sepertinya kakeknya lebih banyak berharap agar cucu pertamanya itu laki-laki. Mungkin karena selama 27 tahun ini, dia cuma punya anak sebiji, perempuan dan nakal pulak! Hehehehe.. makanya keinginan punya penerus keluarga laki-laki jadi harapannya melalui saya. Well, Tuhan memang begitu baik. Doanya terkabul. Bayi laki-laki kami yang masih berada dalam kandungan, ternyata normal dan sehat. Seluruh organ tubuhnya diperiksa oleh dokter. Lengkap. Organ luarnya, seperti tangan, kepala, kaki, paha, dll juga lengkap dan normal. Memang hanya wajahnya saja yang belum begitu jelas karena terhalang tangannya dia. Dan saking dokternya juga penasaran, saya tadi sampai harus diminta untuk jalan-jalan dulu, agar bayinya berubah posisi, dan mudah-mudahan bisa terlihat wajahnya. Sudah dilakukan, tapi itupun cuma terlihat sedikit. Hehehehehe..

Anyway, apapun pengalaman USG 4 dimensi tadi, yang jelas saya sendiri sangat senang mengetahui bahwa bayi yang saya kandung sehat dan baik-baik saja. Kandungan saya baru berusia 5 bulan, dan masih ada 4 bulan lagi hingga waktu kelahirannya. Saya harap semua juga berjalan lancar sampai si dedek gendut ini lahir dan melihat dunia. Dan tugas kami sekarang ? Mungkin sudah mulai mencari-cari nama yang pas untuk si kecil ya!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: