Menunggu Januari

Oh, Dear ! Nggak kerasa ya, sudah 7 bulan saja usia kandungan saya. Perut sudah sekarang sudah semakin besar, tanda-tanda stretch mark sudah keluar di beberapa tempat, sakit pinggang, nyeri pangkal paha, suilt tidur, dan segudang pengalaman baru lainnya. Hehehehe… Jadi Ibu itu memang tidak mudah ya. Perjuangannya luar biasa! Tapi istilah itu juga yang bisa saya bilang selama masa kehamilan ini. LUAR BIASA !πŸ™‚

Rasanya kok seperti baru kemarin saja saya pertama kali terkejut melihat hasil dua test-pack yang saya beli. Rasanya kok seperti kemarin saja saya masuk ke gejala trimester pertama yang sangat menantang (sampai masuk rumah sakit dua kali!). Rasanya kok seperti kemarin saja saya muntah hampir sepanjang waktu. Rasanya kok seperti kemarin saja saya mengadakan acara syukuran 4 bulanan. Rasanya kok seperti kemarin saja, saya mulai rakus makan dan mulai sibuk kuliah. Yah, semua itu rasanya kok seperti kemarin saja! Dan saat ini, tahu-tahu saya sudah masuk usia kandungan 7 bulan, habis belanja perlengkapan bayi bersama Mama (dengan kalap tentunya!), dan siapin mental menjelang lahiran.

Yes, jadi perempuan dan Ibu itu tidak mudah. Walaupun saya sangat senang dan menanti kelahiran si buah hati, tapi betul-betul jadi pengalaman baru yang sangat berharga dan ya itu, MENANTANG. Banyak yang menasehati saya bahwa hamil itu harus disikapi dengan rasa syukur dan sabar. Ahahaha.. Well, they spoke to the wrong person, i guess. Karena buat saya, bukan karena kita hamil lantas kita harus berubah 180 derajat jadi sok kalem. Produksi hormon yang bermacam-macam di badan kita ternyata bisa memicu berbagai macam emosi, dari mulai sedih yang keterlaluan, marah yang keterlaluan, sampai senang yang keterlaluan. Hwehehehehe.. But then again, it doesn’t mean that i dont feel grateful. Tentu saja saya bersyukur dengan berusaha sebaik mungkin menjaga dedek bayi. Just like something i wrote couple months ago, untuk sesuatu yang sangat berharga, saya rela melakukan apa saja.πŸ™‚

Dokter kemarin bilang, due datenya 15 Januari. Dan teman saya bilang, ada baiknya menunggu seminggu sampai selesai Imlek di tanggal 23 Januari. Alasannya ? Karena setelah Imlek dia lahir, berarati si jagoan kecil akan ber-shio Naga. Hahahaha.. Well, tempting! Pengen juga punya anak bershio Naga.πŸ˜€
Tapi itu urusan belakangan lah.. Apakah dia akan lebih cepat atau lebih lama dari perkiraan, sepanjang bayinya sehat dan baik-baik saja, it would be fine for me. Malah harusnya saya yang lebih fokus untuk mempersiapkan diri untuk lahiran normal atau caesar. Huhuhuhu..

Yah, sisa 2 bulan lagi. Kata orang, nikmatin saja masa-masa menuju persalinan. Karena nanti setelah melahirkan, pastinya akan kangen masa-masa hamil… (ummmm… i… dont think so.. kalau buat sekarang.. :p). Sembari menunggu Januari datang, saya harus banyak berdoa semoga semua lancar dan selamat.

Wish me luck!πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: